Babinsa Hadiri Syukuran Dan Pentas Seni Kuda Lumping
Babinsa Hadiri Syukuran Dan Pentas Seni Kuda Lumping
Banjarnegara - Babinsa Koramil 07/Mandiraja Serda Galih Raharja dan Serda Waryono serta Babinkamtibmas Polsek Mandiraja Bripka Taufik menghadiri kegiatan dalam rangka syukuran menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1445 H serta kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni kuda lumping bertempat di Desa Kaliwungu Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara, Rabu (19/07/2023).
Kegiatan ini dalam rangka rasa syukur masyarakat Desa Kaliwungu dalam menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1445 H dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antar warga Desa Kaliwungu.
Kegiatan dilanjutkan pentas seni kuda lumping, Kesenian satu ini merupakan salah satu kesenian Tradisional. Kuda Lumping adalah salah satu kesenian Tradisional jawa yang menggambarkan sekelompok prajurit penunggang kuda, kuda yang di gunakan dalam tarian ini bukalah kuda sungguhan. Namun kuda yang terbuat dari bambu yang di anyam dan di bentuk dan dihias meyerupai kuda dan tarian ini sangat populer di masyarakat jawa.
Seringkali dalam pertunjukan tari kuda lumping, Juga menampilkan atraksi yang mempertontonkan kekuatan supranatural berbau magis, Seperti atraksi mengunyah kaca, Menyayat lengan dengan golok, Membakar diri, Berjalan di atas pecahan kaca, dan lain – lain. Mungkin, Atraksi ini merefleksikan kekuatan supranatural yang pada zaman dahulu berkembang di lingkungan Kerajaan Jawa dan merupakan aspek non militer yang dipergunakan untuk melawan pasukan Belanda.
Serda Waryono mengucapkan selamat tahun baru islam 1 Muharram 1445 H dan juga menyampaikan bahwa kesenian jawa jenis kuda lumping patut dilestarikan bahkan perlu di patenkan oleh pemerintah sehingga nantinya tidak akan diklaim dan di serobot menjadi budaya milik luar negeri.
What's Your Reaction?